Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

Eksotika Batik Jawa Tengah

Berita Terbaru 24 September 2018 09:36:07 WIB dibaca 576 kali

SEMARANG
- Puncak acara "Gebyar Pesona UMKM Center 2018" yang dilaksanakan,
Jum'at malam di Klenteng Sam Poo Kong, Semarang, antara lain diisi dengan
peragaan busana (fashion show) bertema "Eksotika Batik Jawa
Tengah".

Dalam peragaan busana tersebut, Ketua
Dekranasda Provinsi Jawa Tengah Siti Atikoh Ganjar Pranowo tampil memperagakan
busana batik khas Jawa Tengah. Seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah juga
menampilkan busana batik khas daerah masing-masing.


Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah
(Dekranasda) Kebumen Zuhroh Yazid Mahfud dan wakilnya Yayuk Fauzi tampil
memperagakan batik jagadan putih. Dengan atasan kebaya, kain batik jagadan
putih digunakan sebagai bawahannya.


Dibanding dua motif batik Kebumen lainnya, merakan
dan pelataran, batik jagadan atau sekar jagad tergolong istimewa dan paling
banyak disukai. Sebab motif jagadan menggambarkan kombinasi seluruh isi alam
atau jagad raya ini. 
Pembuatan batik jagadan juga
memerlukan waktu yang lebih lama, bisa satu sampai dua bulan. Hal ini
dipengaruhi tingkat kerumitan dan proses pewarnaannya yang bisa sampai empat
kali. 
Sementara untuk batik merakan dan pelataran
umumnya hanya dua kali. Itu sebabnya harga batik jagadan juga lebih mahal. 
Dari Pemkab Kebumen Kabag Perekonomian Setda Kebumen
Hj. Wahyu Siswanti ikut mendampingi Zuhroh Yazid Mahfud dan Yayuk Fauzi.